Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, Bawaslu Purbalingga dan UIN Saizu Purwokerto Siap Jalin Nota Kesepahaman

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, Bawaslu Purbalingga dan UIN Saizu Purwokerto Siap Jalin Nota Kesepahaman

Purbalingga, Selasa (11/8/2026) — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Purbalingga melaksanakan audiensi strategis dengan Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas antara lembaga pengawas pemilu dan dunia perguruan tinggi dalam mewujudkan demokrasi yang berkeadilan dan bermartabat.

Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Dr. H. Ridwan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran Bawaslu Purbalingga. Ia mengungkapkan bahwa UIN Saizu merupakan kampus yang terus berkembang, salah satunya melalui ekspansi pembukaan Fakultas Saintek dan Fakultas Dakwah di Purbalingga. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan wujud ikhtiar bersama dalam memberikan edukasi politik kepada masyarakat guna mencapai cita-cita demokrasi yang bermartabat.

"Kami berterima kasih atas audiensi hari ini. Ini adalah bagian dari sinergi untuk memberikan manfaat satu sama lain antara UIN Saizu dan Bawaslu dalam membangun demokrasi yang berkeadilan serta mengedukasi masyarakat," ujar Prof. Ridwan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Misrad, menyampaikan rasa terima kasih dan menyambut baik tindak lanjut dari audiensi sebelumnya dengan Fakultas Dakwah. Misrad mengajak UIN Saizu untuk segera menuangkan kerja sama ini dalam bentuk Nota Kesepahaman, khususnya untuk memperkuat pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.

Misrad menyoroti bahwa pemutakhiran data pemilih saat ini didominasi oleh generasi Z yang mayoritas berada di lingkungan perguruan tinggi. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran aktif mahasiswa dalam menekan praktik politik uang (money politics).

"Sejatinya Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri dalam menghilangkan politik uang tanpa pencegahan bersama. Salah satu elemen yang berani menyuarakan aksi penolakan tersebut adalah mahasiswa," tegas Misrad.

Melalui rencana Nota Kesepahaman tersebut, Bawaslu Purbalingga menawarkan berbagai bentuk kolaborasi konkret, di antaranya program literasi pemilu bagi mahasiswa, pengisian materi pendidikan pemilu melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa di desa, penyediaan ruang magang atau Praktik Kerja Lapangan (PKL), serta keterbukaan akses informasi publik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Purbalingga, Mukhammad Wakhiddin, memaparkan sejumlah rencana program jangka panjang berdurasi lima tahun ke depan yang relevan dengan rumpun ilmu di UIN Saizu. Wakhiddin menjelaskan bahwa mahasiswa dari Fakultas Dakwah, seperti program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) serta Bimbingan Konseling Islam (BKI), dapat memanfaatkan program magang di Bawaslu untuk pengembangan media kehumasan, manajemen kerja, hingga manajemen stres kerja.

Selain itu, Bawaslu Purbalingga juga membuka peluang kerja sama dalam bidang penelitian yang beririsan dengan demokrasi, program magang mandiri regulasi kepemiluan, pemanfaatan jurnal kepemiluan Bawaslu RI, program "Bawaslu Belajar Mengajar", hingga pelibatan akademisi sebagai narasumber dalam kegiatan kelembagaan. Wakhiddin juga berharap adanya kolaborasi akademis untuk memperkuat pemahaman seputar penanganan sengketa pemilu.

Pihak Rektorat UIN Saizu menyambut baik berbagai gagasan kolaborasi tersebut dan menegaskan kesiapannya untuk menindaklanjuti kerja sama dalam bentuk Nota Kesepahaman. Implementasi kerja sama ini nantinya akan dikoordinasikan secara langsung melalui bagian humas guna merumuskan konten Tri Dharma Perguruan Tinggi yang komprehensif, sehingga dapat berfungsi sebagai payung hukum, identitas akademik, sekaligus instrumen penguatan pengawasan partisipatif di bidang pemilu.

Penulis : Muhamad Purkon

Fotografer : Adi Priambudi

Tag
#BawasluPurbalingga #KawalHakPilih #DataPemilih #PDPB2026 #DemokrasiBerkualitas #KPU #PengawasanPemilu #Purbalingga