Lompat ke isi utama

Berita

Perketat Mitigasi Dini, Bawaslu Purbalingga Ikuti Bedah Roadmap Kerawanan Pendaftaran Peserta Pemilu

Perketat Mitigasi Dini, Bawaslu Purbalingga Ikuti Bedah Roadmap Kerawanan Pendaftaran Peserta Pemilu

Tangkapan layar Webinar Literasi Pojok Pengawasan Volume 18 yang mengusung tema khusus "Roadmap Kerawanan Pendaftaran Peserta Pemilu", Senin (3/8/2026)

Purbalingga, Senin (3/8/2026) – Jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Purbalingga secara aktif mengikuti kegiatan Webinar Literasi Pojok Pengawasan Volume 18 yang mengusung tema khusus "Roadmap Kerawanan Pendaftaran Peserta Pemilu". Kegiatan ini digelar secara daring melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh jajaran pengawas pemilu se-Jawa Tengah guna memperkuat kesiapan kelembagaan menghadapi potensi kerawanan pada tahapan awal pemilu mendatang.

Webinar strategis ini menghadirkan jajaran pimpinan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah serta narasumber kompeten, di antaranya Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Muhammad Amin sebagai opening speaker, Kordiv Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Nur Kholiq selaku keynote speaker, Kordiv Penyelesaian Sengketa Wahyudi Sutrisno, serta Kordiv Pencegahan Bawaslu Kabupaten Boyolali Muhammad Mahmudi sebagai narasumber pendukung.

Anggota Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Wawan Eko Mujito, menyampaikan bahwa keikutsertaan jajarannya dalam forum ini merupakan langkah krusial untuk menyamakan persepsi sekaligus merumuskan strategi pencegahan yang lebih tajam di tingkat daerah. Menurutnya, tahapan pendaftaran dan verifikasi peserta pemilu adalah titik krusial yang menyimpan potensi kerawanan multidimensional.

"Tahapan pendaftaran dan verifikasi peserta pemilu adalah gerbang awal yang sangat rawan memicu sengketa maupun pelanggaran administrasi. Melalui pemetaan roadmap kerawanan yang dibahas secara komprehensif dalam Literasi Pojok Pengawasan ini, Bawaslu Purbalingga berkomitmen untuk memperkuat mitigasi dini, meningkatkan ketelitian pengawasan melekat, serta memastikan seluruh prosedur berjalan akuntabel sesuai regulasi," ujar Wawan saat dikonfirmasi usai kegiatan.

Dalam pemaparannya, Ketua Bawaslu Jateng Muhammad Amin menekankan pentingnya membangun tradisi pemetaan potensi kerawanan sejak dini guna mengantisipasi kompleksitas tahapan pendaftaran menuju Pemilu 2029, termasuk dengan memanfaatkan evaluasi dari hasil pengawasan pemilu sebelumnya. Senada dengan hal tersebut, Nur Kholiq menambahkan bahwa penyusunan roadmap kerawanan merupakan implementasi nyata fungsi pencegahan, di mana Bawaslu daerah diminta untuk menghimpun data dan pengalaman riil guna mendukung revitalisasi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) secara nasional.

Sementara itu, Wahyudi Sutrisno membedah berbagai titik rawan teknis yang kerap menjadi batu sandungan di lapangan, mulai dari validitas dokumen pencalonan, pemenuhan kuota 30% keterwakilan perempuan, potensi sengketa akibat konflik norma hukum, hingga kendala teknis penggunaan Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) dan SILON. Penguatan koordinasi lintas sektor serta penyiapan instrumen pengawasan yang lebih awal menjadi catatan penting yang digarisbawahi oleh Bawaslu Purbalingga untuk diterapkan dalam agenda pengawasan di wilayah Kabupaten Purbalingga.

Penulis : Muhamad Purkon

Tag
#BawasluPurbalingga #KawalHakPilih #DataPemilih #PDPB2026 #DemokrasiBerkualitas #KPU #PengawasanPemilu #Purbalingga