Kolaborasi Berkelanjutan, Bawaslu Purbalingga Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi dan Pengawasan Partisipatif
|
Purbalingga, Kamis (23/7/2026) – Ketua Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Misrad, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah. Menurutnya, Bawaslu tidak dapat berjalan sendiri dan sangat membutuhkan peran aktif perguruan tinggi, khususnya untuk menjangkau pemilih pemula serta masyarakat di daerah marjinal melalui berbagai program edukasi kepemiluan yang terstruktur.
Hal tersebut disampaikan Misrad dalam rangkaian audiensi dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Perwira Purbalingga (UNPERBA), pada Rabu (22/7). Ia menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah pembaharuan strategis untuk memperkuat sinergi kelembagaan, terutama dalam menghadapi tantangan partisipasi politik mahasiswa dari berbagai program studi yang ada di kampus tersebut.
Lebih lanjut, Misrad menyoroti bahwa keterlibatan kaum intelektual muda sangat dibutuhkan untuk mengawal setiap tahapan pemilu agar berjalan jujur dan adil. Melalui kemitraan ini, Bawaslu Purbalingga siap memperluas jangkauan program-program partisipatif, seperti sosialisasi pencegahan politik uang dan pendidikan pengawas pemilu.
Ia juga menambahkan bahwa kesuksesan pengawasan pemilu sangat bergantung pada tingkat literasi politik masyarakat. Oleh karena itu, sinergi dengan dunia akademik diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa mengawal demokrasi adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
Sebagai penutup, Bawaslu Purbalingga berkomitmen untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa yang ingin belajar, meneliti, atau berpartisipasi aktif dalam kegiatan kepemiluan. Langkah kolaboratif ini diyakini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya paham hukum, tetapi juga memiliki integritas tinggi dalam menjaga kedaulatan rakyat.
Penulis : Muhamad Purkon