Lompat ke isi utama

Berita

Perluas Kemitraan Strategis, Bawaslu Purbalingga Gandeng Fakultas Dakwah UIN Saizu Perkuat Pengawasan Partisipatif

Perluas Kemitraan Strategis, Bawaslu Purbalingga Gandeng Fakultas Dakwah UIN Saizu Perkuat Pengawasan Partisipatif

Purbalingga, Senin (12/10/2026) — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Purbalingga terus memperkuat jejaring kolaborasi lintas lembaga dalam mengawal kualitas demokrasi. Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto dengan Bawaslu Kabupaten Purbalingga.

Kegiatan yang berlangsung di kantor Bawaslu Kabupaten Purbalingga ini dihadiri secara lengkap oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Purbalingga, Koordinator Sekretariat, Bendahara Pengeluaran Pembantu, serta jajaran staf sekretariat. Dari pihak akademisi, hadir Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Dakwah UIN Saizu, Dr. Nawawi, bersama Kepala Laboratorium Fakultas Dakwah UIN Saizu Purwokerto, Ageng Widodo.

Ketua Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Misrad, dalam sambutannya menekankan bahwa pengawasan kepemiluan tidak semata-mata dilakukan pada saat tahapan pemilu berlangsung, melainkan diamanatkan untuk dikembangkan secara berkelanjutan melalui pengawasan partisipatif. Menurutnya, pengawasan pemilu merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan mahasiswa.

"Melalui kerja sama dengan UIN Saizu Purwokerto, diharapkan dapat terbangun sinergi dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pengawasan kepemiluan. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memberikan pendidikan politik, membangun kesadaran demokrasi, serta mendorong mahasiswa agar lebih aktif dalam mengawal proses demokrasi," ujar Misrad.

Ia juga menambahkan bahwa UIN Saizu Purwokerto diharapkan menjadi ruang strategis untuk memberikan edukasi kepemiluan kepada mahasiswa sebagai pemilih pemula. Lebih lanjut, Misrad menggarisbawahi pentingnya pengawasan partisipatif yang berlanjut bahkan setelah proses pemilu selesai dan para pejabat terpilih menduduki jabatan publik. Peran masyarakat diperlukan untuk tetap mengawal jalannya pemerintahan, memantau janji politik, serta memberikan kontrol sosial secara objektif dan konstruktif.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Dakwah UIN Saizu, Dr. Nawawi, menyambut baik penandatanganan kerja sama ini. Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti sekadar pada kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi momentum awal bagi program kerja sama yang berkesinambungan.

"UIN Saizu, khususnya Fakultas Dakwah, diharapkan dapat hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat maupun lembaga pemerintahan. Keberadaan perguruan tinggi perlu diwujudkan melalui kontribusi nyata, pengabdian kepada masyarakat, serta keterlibatan dalam berbagai kegiatan yang mendukung pembangunan sosial dan demokrasi," ungkap Dr. Nawawi.

Penulis : Muhamad Purkon