Kawal Validitas Data Pemilih Triwulan III, Bawaslu Purbalingga Lakukan Uji Petik di Desa Pagerandong dan Mrebet
|
Purbalingga, Rabu (2/9/2026) — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Purbalingga terus berkomitmen menjaga keakuratan daftar pemilih. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kegiatan uji petik pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) Triwulan III di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Mrebet.
Kegiatan lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Teguh Irawanto, didampingi jajaran Staf Sekretariat yang terdiri dari Rose Herni Lukikasari, Puja Dwi Pangestu, dan Muhamad Purkon.
Saat melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat, Teguh Irawanto menjelaskan bahwa agenda uji petik ini merupakan bagian dari pengawasan melekat Bawaslu untuk memastikan validitas data kependudukan yang nantinya bermuara pada daftar pemilih yang akurat dan komprehensif.
"Kedatangan kami ke desa hari ini dalam rangka melakukan uji petik pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan untuk Triwulan III. Adapun data yang kami gali di antaranya meliputi data warga yang telah meninggal dunia, warga pindah masuk dan keluar, data pemilih pemula, hingga warga yang alih status menjadi anggota TNI/Polri ataupun sebaliknya, purnawirawan TNI/Polri yang kembali menjadi warga sipil," ujar Teguh.
Dalam pelaksanaannya, tim Bawaslu Purbalingga mendatangi kantor pemerintahan desa dan menemui jajaran pemerintah desa setempat untuk memverifikasi data kependudukan secara langsung. Saat berkunjung ke Desa Pagerandong, tim Bawaslu diterima oleh Kasi Pemerintahan Desa Pagerandong, Dwi Uji R. Berdasarkan data yang disampaikan, tercatat adanya dinamika kependudukan yang meliputi 14 warga meninggal dunia, 17 warga pindah masuk, 22 warga pindah keluar, serta 44 data pemilih pemula.
Selanjutnya, tim Bawaslu melanjutkan koordinasi ke Kantor Desa Mrebet dan diterima langsung oleh Sekretaris Desa Mrebet, Tumbono. Dari hasil koordinasi tersebut, diperoleh keterangan mengenai dinamika kependudukan di desa setempat yang mencatat adanya 19 warga meninggal dunia, 23 warga pindah masuk, 13 warga pindah keluar, serta terdapat 2 warga yang tercatat berstatus sebagai anggota TNI.
Melalui uji petik langsung ke tingkat desa ini, Bawaslu Purbalingga berharap berbagai potensi perubahan data pemilih dapat terdata secara akurat sejak dini. Langkah preventif ini sangat penting untuk meminimalisasi potensi permasalahan administrasi kependudukan pada penyelenggaraan pemilu dan pemilihan di masa mendatang.
Penulis : Muhamad Purkon