Lompat ke isi utama

Berita

Edukasi Pemilih Pemula, Bawaslu Purbalingga Ajak Siswa SMKN Jateng Aktif Awasi Pemilu dan Menangkal Hoaks

Edukasi Pemilih Pemula, Bawaslu Purbalingga Ajak Siswa SMKN Jateng Aktif Awasi Pemilu dan Menangkal Hoaks

Purbalingga, Selasa (20/10/2026) — Sebagai upaya membentengi generasi muda dari potensi pelanggaran demokrasi, Bawaslu Kabupaten Purbalingga menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif bagi ratusan siswa SMK Negeri Jawa Tengah di Purbalingga pada Senin, 19 Oktober 2026.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan penandatanganan kemitraan antarlembaga ini menghadirkan Anggota Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Wawan Eko Mujito, sebagai narasumber utama. Acara berfokus pada penguatan kapasitas pelajar sebagai pemilih pemula agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut terlibat aktif mengawal jalannya proses demokrasi yang jujur dan adil.

Dalam pemaparannya, Wawan Eko Mujito menegaskan pentingnya peran strategis pelajar dalam menolak berbagai bentuk kecurangan pemilu serta menangkal penyebaran informasi bohong (hoaks) yang kerap menyasar pemilih muda.

"Pemilih pemula memegang peranan kunci dalam masa depan demokrasi kita. Melalui sosialisasi ini, kami mengajak para siswa SMK Negeri Jawa Tengah di Purbalingga untuk menjadi agen pengawas partisipatif. Pelajar harus berani bersikap kritis, mampu menyaring informasi agar tidak terprovokasi hoaks, serta bersama Bawaslu berani menolak praktik politik uang maupun bentuk pelanggaran pemilu lainnya," tegas Wawan Eko Mujito.

Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya sesi materi yang membekali mereka dengan pemahaman mendasar mengenai tugas dan fungsi pengawasan Bawaslu, pengenalan hak-hak politik warga negara, hingga tata cara menyampaikan laporan masyarakat jika menemukan dugaan pelanggaran pemilu di sekitarnya.

Kepala SMK Negeri Jawa Tengah di Purbalingga, Sigit Priyambodo, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukasi tersebut dan menyatakan komitmen sekolah untuk terus mendukung pembentukan mental siswa yang sadar hukum dan kepemiluan.

"Sosialisasi ini sangat relevan bagi anak-anak kami yang baru masuk usia pemilih. Edukasi dari Bawaslu ini melatih siswa kami untuk berpikir cerdas dan berani mengambil sikap yang benar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kami siap mendukung kelanjutan program sosialisasi ini secara rutin di lingkungan sekolah," tutur Sigit Priyambodo.

Penulis : Muhamad Purkon