Lompat ke isi utama

Berita

Sempat Menduga 'Hibernasi', Kejari Purbalingga Kaget dengan Padatnya Agenda Bawaslu di Luar Tahapan

Sempat Menduga 'Hibernasi', Kejari Purbalingga Kaget dengan Padatnya Agenda Bawaslu di Luar Tahapan

PURBALINGGA – Ada momen menarik saat jajaran Bawaslu Kabupaten Purbalingga menyambangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Purbalingga yang berlokasi di Jl. Sudirman No. 184 Purbalingga. Pertemuan yang sedianya membahas koordinasi teknis, justru diwarnai diskusi santai tentang ritme kerja pengawas pemilu.

Sempat Dikira 'Tidur'

Kepala Kejaksaan Negeri Purbalingga, Djaka Bagus Wibisana, secara terang-terangan mengaku sempat terkejut mengetahui fakta bahwa Bawaslu tetap memiliki agenda yang padat meskipun saat ini sedang tidak dalam masa tahapan pemilu.

"Jujur saja, saya sempat menduga teman-teman Bawaslu ini sedang 'hibernasi' atau istirahat panjang saat non-tahapan seperti sekarang. Ternyata saya keliru, kegiatannya justru tetap padat," seloroh Djaka di sela-sela pertemuan, Rabu (25/2).

Djaka mengapresiasi langkah Bawaslu yang tetap aktif melakukan konsolidasi demokrasi dan penguatan internal. Ia menegaskan bahwa pihak Kejaksaan siap mendukung penuh setiap kebutuhan kelembagaan demi tegaknya keadilan di Purbalingga.

Strategi 'Gas Pol' Sejak Dini

Menanggapi pernyataan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Misrad, menjelaskan bahwa masa non-tahapan justru menjadi waktu krusial bagi pihaknya untuk melakukan konsolidasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

"Kami tidak sedang hibernasi. Sebaliknya, Bawaslu ditugaskan untuk terus memperkuat sinergi dengan mitra strategis, termasuk Kejaksaan. Khususnya dalam wadah Gakkumdu, koordinasi harus matang sebelum 'perang' tahapan dimulai," ungkap Misrad.

Sinergi Tanpa Jeda

Dalam pertemuan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut, kedua lembaga sepakat bahwa koordinasi tidak boleh terputus hanya karena tidak ada pemilu. Kejaksaan berkomitmen memberikan kontribusi maksimal, baik dalam bentuk pendampingan hukum maupun keterlibatan personel dalam penegakan hukum terpadu.

Kunjungan ini mempertegas bahwa meski tensi politik sedang landai, mesin pengawasan dan penegakan hukum di Kabupaten Purbalingga tetap dipanaskan guna menjaga stabilitas demokrasi di masa depan.

Penulis : Muhamad Purkon