Bawaslu Purbalingga Siap Salurkan Bantuan Logistik dan Dana Perbaikan Rumah untuk Korban Bencana
|
PURBALINGGA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Purbalingga resmi merampungkan persiapan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana longsor dan banjir. Seluruh donasi yang telah terkumpul dijadwalkan akan diserahkan melalui DINSOSPERMASDESP3A Kabupaten Purbalingga pada Rabu (4/2/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat dan solidaritas lembaga terhadap kondisi darurat yang menimpa masyarakat setempat.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Reynaldy Yuarlimen Pradana, menegaskan bahwa seluruh aspek teknis distribusi telah siap sepenuhnya. Fokus utama penyaluran ini adalah memastikan bantuan tepat sasaran, baik dari segi pendataan kebutuhan warga maupun efektivitas pengiriman ke titik-titik lokasi terdampak. Pihaknya memastikan koordinasi dengan instansi terkait telah dilakukan agar proses transisi bantuan berjalan lancar.
Bantuan yang akan disalurkan merupakan hasil penggalangan dana internal dan partisipasi publik yang berlangsung sejak 27 Januari hingga 2 Februari 2026. Koleksi donasi tersebut mencakup paket logistik berupa pakaian layak pakai, air mineral, perlengkapan anak, serta alat ibadah. Selain barang, terkumpul pula dana tunai sebesar Rp5.000.000 yang dialokasikan khusus untuk kebutuhan mendesak di lapangan.
“Donasi yang berhasil dihimpun berasal dari partisipasi jajaran internal Bawaslu serta berbagai pihak yang peduli. Untuk donasi uang, kami fokuskan dalam bentuk bahan bangunan guna membantu proses perbaikan rumah dan fasilitas warga yang mengalami kerusakan akibat bencana,” ujar Reynaldy dalam keterangan resminya.
Aksi kemanusiaan ini diharapkan tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga memicu semangat gotong royong antarlembaga di Kabupaten Purbalingga. Bawaslu berharap dukungan logistik dan material bangunan tersebut dapat meringankan beban ekonomi warga serta mempercepat pemulihan infrastruktur dasar yang hancur akibat terjangan banjir dan tanah longsor.
Penulis : Puja Dwi Pangestu