Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Purbalingga Gandeng SMKN 1 Bojongsari, Siapkan Pemilih Pemula Lawan Politik Uang

Bawaslu Purbalingga Gandeng SMKN 1 Bojongsari, Siapkan Pemilih Pemula Lawan Politik Uang

PURBALINGGA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Purbalingga terus memperluas jejaring pengawasan partisipatif guna menyongsong demokrasi yang lebih sehat. Kali ini, langkah strategis dilakukan dengan menggandeng institusi pendidikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerjasama (MoA) dengan SMKN 1 Bojongsari.

Kerjasama yang berfokus pada pendidikan pengawasan partisipatif ini berlangsung pada Senin (23/2/2026), bertempat di Aula SMKN 1 Bojongsari yang beralamat di Jl. Raya Bojongsari, Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan dimulai pukul 13.20 WIB hingga selesai dengan dihadiri oleh jajaran komisioner Bawaslu serta pihak sekolah.

Ketua Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Misrad, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari ikhtiar panjang Bawaslu dalam memitigasi pelanggaran pemilu sejak dini. Sasarannya adalah para siswa yang merupakan representasi pemilih pemula.

"Kerja sama ini adalah ikhtiar kami dalam membangun demokrasi yang lebih baik di Indonesia. Kami ingin para calon pemilih pemula tidak hanya sekadar mencoblos, tetapi benar-benar memahami esensi demokrasi serta sadar akan bahaya laten politik uang," ujar Misrad dalam sambutannya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala SMKN 1 Bojongsari, Mulyadi, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan pemahaman politik yang komprehensif bagi peserta didik sebelum mereka terjun ke masyarakat.
"Pemahaman demokrasi secara menyeluruh sangat diperlukan bagi siswa. Bagaimanapun juga, setelah lulus mereka akan kembali ke masyarakat dan diharapkan menjadi bagian dari penggerak demokrasi," ungkap Mulyadi.

Pihak sekolah mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan Bawaslu Purbalingga. Mulyadi menambahkan bahwa pihaknya mendukung penuh program edukasi ini agar siswa memiliki integritas tinggi saat menghadapi kontestasi politik di masa depan.

Penulis : Muhamad Purkon