Bawaslu Purbalingga Tanamkan Nilai Demokrasi, Dorong 425 Pelajar Jadi Pemilih SMART
|
Purbalingga, Rabu (9/9/2026) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Purbalingga terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam mengawal proses demokrasi. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang digelar di SMA Negeri 1 Purbalingga dan diikuti oleh 425 siswa dan siswi. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Purbalingga memberikan pemahaman mengenai pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas pemilihan yang demokratis dan berintegritas.
Ketua Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Misrad, mengatakan bahwa pendidikan demokrasi perlu mendapat perhatian di lingkungan sekolah. Menurutnya, pelajar merupakan bagian dari generasi yang nantinya akan menentukan arah kehidupan demokrasi melalui pilihan dan sikap mereka sebagai warga negara. Karena itu, pemahaman mengenai hak, kewajiban, serta pentingnya menjaga proses demokrasi perlu terus diperkuat melalui ruang-ruang edukasi.
“Demokrasi harus ditanamkan kepada generasi muda. Bukan hanya memahami bagaimana menggunakan hak pilih, tetapi juga bagaimana menghargai perbedaan, bersikap kritis, serta memiliki kepedulian terhadap proses demokrasi. Anak-anak muda harus tahu bahwa mereka memiliki peran dalam mengawal demokrasi,” ujar Misrad.
Bawaslu Kabupaten Purbalingga juga mengajak para pelajar untuk lebih kritis dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, terutama melalui media sosial. Kemampuan memverifikasi informasi, tidak mudah terpengaruh hoaks, serta menolak politik uang dan berbagai praktik yang dapat mencederai proses pemilihan menjadi bekal penting bagi calon pemilih. “Kami berharap siswa dan siswi dapat menjadi pemilih yang SMART. mampu menentukan pilihan secara rasional, bertanggung jawab, dan tidak mudah dipengaruhi oleh informasi yang tidak benar,” tambahnya.
Melalui kegiatan pengawasan partisipatif tersebut, Bawaslu Kabupaten Purbalingga berharap tumbuh kesadaran di kalangan generasi muda untuk turut menjaga demokrasi di lingkungannya masing-masing. Bawaslu Kabupaten Purbalingga menilai pengawasan bukan semata-mata menjadi tugas lembaga penyelenggara, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat. Dari ruang-ruang pendidikan, diharapkan lahir generasi yang kritis, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap terwujudnya demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Purbalingga.
- Penulis : Puja Dwi Pangestu
- Editor : Humas Bawaslu Purbalingga