Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Purbalingga Siap Unjuk Gigi dalam Kompetisi Video "Kelas Sengketa" Tingkat Jawa Tengah

Bawaslu Purbalingga Siap Unjuk Gigi dalam Kompetisi Video "Kelas Sengketa" Tingkat Jawa Tengah

Purbalingga, Kamis (20/8/2026) - Bawaslu Kabupaten Purbalingga menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi aktif dalam ajang kompetisi video "Kelas Sengketa" yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Komitmen tersebut ditegaskan usai jajaran pimpinan dan staf Bawaslu Purbalingga mengikuti sosialisasi daring melalui Zoom Meeting, Kamis (20/8).

Kegiatan sosialisasi yang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, ini bertujuan untuk memacu kreativitas lembaga dalam mendokumentasikan program "Kelas Sengketa" melalui medium audio-visual yang lebih menarik bagi publik.

Anggota Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Teguh Irawanto, yang mengikuti jalannya diskusi teknis tersebut, menyambut positif inisiatif ini. Menurutnya, kompetisi ini adalah momentum tepat untuk memoles edukasi hukum yang selama ini dilakukan secara konvensional menjadi konten digital yang lebih bernilai.

"Bagi kami, ini adalah tantangan yang menarik. Selama ini, Kelas Sengketa sudah menjadi garda terdepan kami dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat dan peserta Pemilu. Melalui kompetisi ini, kami ingin mengemas kegiatan tersebut agar tidak hanya substansial secara hukum, tetapi juga menarik dan mudah dipahami masyarakat luas melalui video dokumentasi yang kreatif," ujar Teguh saat dikonfirmasi usai rapat koordinasi.

Teguh menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan konsolidasi internal untuk menentukan konsep terbaik yang akan diangkat. "Kami punya banyak catatan lapangan terkait penyelesaian sengketa di Purbalingga yang bisa diangkat menjadi materi edukasi. Tentu kami akan bekerja keras agar produk video yang dihasilkan nanti bisa representatif dan memiliki kualitas terbaik, baik dari sisi konten maupun sinematografi," tambahnya.

Adapun kompetisi ini sendiri mempertandingkan empat kategori utama, yakni Konsep Kelas Sengketa Terbaik, Pelaksanaan Terbaik, Video Dokumentasi Terbaik, serta Video Dokumentasi Terfavorit pilihan warganet. Seluruh peserta diberikan waktu produksi mulai awal September hingga batas pengumpulan pada 9 Oktober 2026 mendatang.

Teguh optimistis, keterlibatan Bawaslu Purbalingga dalam kompetisi ini tidak hanya sekadar mengejar penghargaan, tetapi juga sebagai upaya memperkuat branding lembaga sebagai institusi yang transparan dan melek teknologi dalam menjalankan fungsi pengawasan.

"Kami berharap partisipasi ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu, sekaligus menjadi sarana sosialisasi yang efektif bagi publik di Kabupaten Purbalingga," pungkasnya.

Penulis : Muhamad Purkon