Kembangkan Desantiku dan Dewaslu, Bawaslu Purbalingga Ajukan Rancangan Kegiatan ke Bawaslu Jateng

Diposting pada Dilihat : 35 kali

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) sebagai salah satu penyelenggara pemilu tentu mempunyai tanggung jawab dan peran penting untuk mengatasi tantangan dan hambatan yang muncul dalam pemilihan umum khususnya pengetahuan kepemiluan dan partisipasi masyarakat serta maraknya praktek politik uang. Oleh karena itu Bawaslu membuat program Desa Pengawasan dan Desa Anti Politik Uang.
Bawaslu Kabupaten Purbalingga sendiri dalam hal ini Kordiv pengawasan beserta staff, kemarin pada 9 Maret 2021 berkonsultasi ke Bawaslu Provinsi Jawa Tengah terkait Kerangka Kegiatan pengembangan Desa Pengawasan dan Desa Anti Politik Uang. Anik Sholihatun selaku Kordiv Pengawasan mengatakan giat pengembangan Desa Anti Politik Uang dan Desa Pengawasan yang sudah disusun untuk segera dimatangkan konsepnya “matriks yang sudah dibuat segera saja direalisasikan untuk waktunya dan dalam pelaksanaannya nanti, maksimalkan audiens yang telah disepakati dan diberi pemahaman yang maksimal tapi dibuat dengan kemasan yang menarik” jelas Anik.
Menanggapi hal tersebut, Misrad selaku Kordiv Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan konsep yang rencananya akan lebih dimatangkan “sudah kita siapkan ada beberapa sasaran antara lain komunitas UMKM, dan Komunitas masyarakat lainnya nanti akan segera kita laksanakan di minggu ke 3 bulan Maret ini, dengan konsep acara yang santai tapi tetap memberikan pemahaman nilai nilai demokrasi khususnya dalam peran pengawasan masyarakat secara partisipatif” jelasnya.
Perlu diketahui bersama, sebelumnya Bawaslu Kabupaten Purbalingga telah melaksanakan deklarasi di 5 Desa untuk Desa Anti Politik Uang (Desantiku) sejak 2019, Desa tersebut antara lain:
a. Desa Baleraksa, Kecamatan Karangmoncol;
b. Desa Candiwulan, Kecamatan Kutasari;
c. Desa Karangmalang, Kecamatan Bobotsari;
d. Desa Kedunglegok, Kecamatan Kemangkon;
e. Desa Bobotsari, Kecamatan Bobotsari;
Selain itu Bawaslu juga membentuk 3 Desa Pengawasan Pemilu (Dewaslu) pada 2019, antara lain :
a. Desa Bandingan, Kecamatan Kejobong;
b. Desa Ponjen, Kecamatan Karanganyar;
c. Desa Pengalusan, Kecamatan Mrebet;
Diharapkan dengan adanya program ini masyarakat desa bisa lebih paham tentang kepemiluan, turut serta berperan aktif sebagai pengawas partisipatif, dan sebagai garda terdepan dalam gerakan menolak politik uang sebagai kejahatan pemilu.

Humas Bawaslu Kab.Purbalingga